Batas Tidur

Batas Tidur
Semua orang bisa memilih saat hendak istirahat tidur. Apakah ia ingin tidur di rumah, di pasar, di pondok, atau di tempat lainnya. Apakah ia ingin tidur terlentang, ke samping, tengkurap, atau bahkan dengan duduk. Semua posisi tidur bisa dipilih sebelum seseorang tertidur. Sekalipun ada hal-hal tak terduga, seperti ketika seseorang tidur dengan duduk bisa jadi sesudahnya tidak lagi duduk, namun jatuh terbaring. Tetapi yang pasti, tak seorang pun tahu, di menit dan detik ke berapa ketika ia tertidur.

Batas tidur, sebagaimana batas hidup dan mati. Bahwa setiap jiwa kelak pasti akan mati. Dan setiap orang bisa memilih, apakah ia ingin mati dalam keadaan baik, ataukah mati dalam keadaan tidak baik. Seseorang yang ingin mati dalam keadaan baik tentu harus mempersiapkannya dengan sebaik-baiknya setiap waktu. Sekalipun ada orang yang terlihat tidak baik, namun pada akhirnya ditakdirkan baik ketika ia mati. Dan begitu juga sebaliknya. Tetapi yang pasti, tak seorang pun tahu, di hari, jam, menit, dan detik kapan ia akan mati.

Maka, selagi ruh masih bersemayam di kandung badan, belum terlambat untuk senantiasa melakukan kebaikan-kebaikan di setiap hari.

Renungan menjelang tidur, 24.05.19.
Mukhammad Fahmi.